Mural on the wall of the Lillahi Ta’ala Mosque, Ponorogo
Lillahi Ta’ala
We created a mural on a wall at a Mosque named Lillahi Ta’ala, which means ‘Because of Allah Ta’ala’ in Indonesian. In essence, it signifies the intention to do everything for the sake of Allah Ta’ala. This is a prayer that Muslims often recite before taking any action. The concept of acting with intention towards one specific goal is also widely taught and practiced in various religious beliefs around the world. This approach helps to maintain mental stability, positive thinking, self-reflection, and balance in our lives. It reminds us to do everything in moderation and with mindfulness. After all, as the Javanese saying goes, “Banter ngoyak opo, alon ngenteni sopo?”
*
Murals on the walls of public bathrooms and wells in Ponorogo
Tirto Panguripan
Great civilizations have always started on the river banks, where water is readily available. Water is essential for life, from drinking and eating to agriculture and trade. It is a crucial resource that enables the beginning of life. Water is the key! Due to the importance of water sources, wells that are no longer in use are typically not immediately closed. It is consid- ered taboo to close a well from which springs still emerge, as doing so would be like closing off a source of life.
***
Mural di dinding Masjid Lillahi Ta’ala Ponorogo
Lillahi Ta’ala
Tembok yang kami gambari adalah tembok Masjid bernama Lillahi Ta’ala. Dalam bahasa indonesia artinya : ‘Karena Allah Ta’ala’. Kurang lebihnya kalo diterjemahkan secara kasual berarti: Niat menjalankan segala sesuatu karena Allah Ta’ala. Ini adalah rapalan doa yang biasa diucapkan orang muslim sebelum bertindak laku. Sebetulnya konsep bertindak dengan niat ditujukan kepada satu titik fokus seperti ini adalah hal yang biasa ditemukan dalam berbagai ajaran agama dan keyakinan di bumi jagat raya ini. Karena itu adalah cara ampuh untuk tetap menjaga kewarasan, nalar pikir sehat, tepo sliro, mawas diri dalam kehidupan yang kita jalani. Segala sesuatu harus dikerjakan dengan takaran yang Pas! Karena Banter ngoyak opo, alon ngenteni sopo?
*
Mural di dinding kamar mandi umum dan sumur Ponorogo
Tirto Panguripan
Peradaban peradaban besar selalu dimulai dari pinggir sungai, karena dari sanalah sumber air mudah didapat. Ketika pasokan air sudah tersedia maka kehidupan siap dijalankan. Mulai dari makan minum, pertanian sampai dagang. Air adalah kunci! Saking pentingnya sumber air, biasanya kalo ada sumur yang sudah tidak terpakai, tidak lantas langsung ditutup. Pamali jika kamu menutup sumur tersebut. Menutup sumur yang yang masih muncul mata airnya seperti menutup kehidupan.
Gegerboyo
Ponorogo, Indonesia
2023